CIPG
Komentar, analisis, dan catatan riset dari tim CIPG.
Artikel ini pertama kali terbit di Kompas pada tanggal 25 Maret 2025. Kita semua harus berani bersuara lebih keras kepada DPR dan pemerintah: Tuan, demi masa depan negeri ini, jangan biarkan reformasi mati! Dua puluh enam tahun lalu, Reformasi 1998 membawa harapan besar bagi negeri ini. Rakyat turun ke jalan menuntut perubahan, mengakhiri […]
This article was first published in Kompas on 25 March 2025. This article has been translated using AI. We all must dare to speak up louder to the DPR and the government: Sir, for the sake of the future of this country, don’t let reform die! Twenty-six years ago, the 1998 Reformasi brought great hope […]
Artikel ini pertama kali terbit di Kompas pada tanggal 7 Februari 2025. Kita butuh pemerintahan yang mumpuni dan paham substansi, yang dijalankan oleh mereka-mereka yang profesional, bukan transaksional. Ilustrasi: HERYUNANTO Seratus hari telah lewat sejak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dilantik sebagai presiden dan wakil presiden di negeri ini. Sejak itu, mereka […]
This article was first published in Kompas on 7 February 2025. This article has been translated using AI. Illustration: HERYUNANTO One hundred days have passed since Prabowo Subianto and Gibran Rakabuming Raka were inaugurated as president and vice president in this country. Since then, they have been running the government, trying to fulfill […]
This article was first published in Kompas on 23 October 2024. This article has been translated using AI. To realize Astacita, the issue of governance and state capacity will be the biggest challenge going forward. On October 20, 2024, Prabowo Subianto was officially inaugurated as the eighth President of Indonesia. With eight visions, Astacita, […]
Artikel ini pertama kali terbit di Kompas pada tanggal 23 Oktober 2024. Untuk mewujudkan Astacita, perkara ”governance” dan ”state capacity” akan menjadi tantangan terbesar ke depan. Pada 20 Oktober 2024, Prabowo Subianto resmi dilantik menjadi Presiden kedelapan Indonesia. Dengan delapan visi, Astacita, ia menjanjikan masa depan negeri lebih baik dari kemarin dan hari ini. […]