Inovasi untuk Pembangunan Inklusif (IID) telah muncul sebagai bidang yang semakin diminati, yang menggabungkan studi inovasi dan penelitian pembangunan. Premis dasarnya adalah bahwa inovasi dapat dan harus memainkan peran sentral dalam menjadikan pembangunan lebih inklusif. Dengan menggunakan data sekunder dari 250 inisiatif yang dilaporkan oleh akademisi, masyarakat sipil, bisnis, dan pemerintah di Indonesia, bersama dengan beberapa studi kasus terpilih, makalah ini bertujuan untuk memahami karakteristik IID. Kami mengumpulkan banyak praktik di berbagai sektor dan aktor, konteks geografis, dan agenda pembangunan. Kami menemukan bahwa inti dari IID adalah upaya untuk memperluas akses masyarakat terhadap sumber daya pembangunan, dan untuk memperdalam partisipasi mereka dalam pengambilan keputusan dan peningkatan taraf hidup mereka. Dengan berargumen bahwa perspektif yang berbeda diperlukan ketika meneliti inisiatif dan implikasinya di berbagai tingkatan, makalah ini menawarkan wawasan tentang apa yang membuat inisiatif IID lebih mungkin berhasil atau sebaliknya, dan menyerukan penelitian lebih lanjut di bidang ini.