Toward the Advancement of Sustainable Development and Economic Diversification

Layanan ini dirancang untuk menghasilkan masukan kebijakan dan mendukung identifikasi penyesuaian yang diperlukan dalam rencana pembangunan Timor Leste mengingat kondisi ekonomi yang terus berkembang dan tantangan multidimensi. Programme Start: August 2025 Area of Interest: Knowledge and Innovation – Information and Social Change Proyek ini berkolaborasi dengan Nalar Institute, Kiat, dan Meridian Kreatama Mandiri.
The Collapse of Government Civility

This article was first published in Kompas on 7 Oktober 2025 and has been translated using AI. Our current way of governance may resemble the critique of the poet Juvenal from the first century AD Roman era: “panem et circenses” (bread and circuses). If one were to summarize, perhaps the fundamental issue faced by this […]
Ambruknya Keadaban Pemerintahan

Artikel ini pertama kali terbit di Kompas pada tanggal 7 Oktober 2025. Cara bernegara kita saat ini mungkin seperti kritik penyair Juvenal zaman Romawi kuno abad pertama Masehi: “panem et circenses” (roti dan sirkus). Kalau hendak ringkas digambarkan, barangkali soal mendasar yang dihadapi negeri ini adalah tengah ambruknya keadaban cara bernegara kita. Berbagai […]
Peringkat Fairwork Indonesia 2025

Pada Agustus 2025, Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek daring berusia 21 tahun, berangkat dengan motornya untuk menyelesaikan pesanan di Jakarta. Ia tidak ikut serta dalam aksi protes hari itu — ia sedang bekerja, mengantarkan makanan ketika sebuah kendaraan lapis baja milik polisi menabrak kerumunan di dekat gedung parlemen. Media kemudia mengonfirmasi bahwa Affan sedang bekerja, bukan […]
Peringkat Fairwork Indonesia 2025

In August 2025, Affan Kurniawan, a 21-year-old delivery driver, set out on his motorbike to complete another order in Jakarta. He was not joining a protest that day — he was simply working, delivering food when he was struck and killed by police armored vehicle that drove into crowds near parliament. Media reports later confirmed […]
Jaga Supremasi Sipil

Artikel ini pertama kali terbit di Kompas pada tanggal 31 Agustus 2025. Supremasi sipil merupakan benteng terakhir dalam menjaga negara tetap berpihak kepada rakyatnya, bukan pada kekuatan bersenjata. Pada 28 Agustus 2025, situasi di sekitar DPR RI memanas setelah kendaraan taktis Brimob melindas Affan Kurniawan di kawasan Pejompongan dalam kepanikan. Eskalasi menyusul dengan gas […]
Maintain Civil Supermacy

Civil supremacy is the last bastion in keeping the state on the side of its people, not armed forces. In August 28, 2025, the situation around the Indonesian House of Representatives heated up after a Brimob tactical vehicle ran over Affan Kurniawan in the Pejompongan area amid panic. The escalation followed with tear gas, Molotov […]
SAMA-SAMA

Pembangunan yang inklusif tidak lahir dari satu arah, tetapi muncul dari sinergi yang kuat antara masyarakat dan aparatur negara. Menyadari pentingnya kolaborasi ini, Centre for Innovation Policy and Governance (CIPG) bersama Yayasan Ashoka Pembaharu bagi Masyarakat memperkenalkan program SAMA-SAMA (Sinergi Aktor Masyarakat dan Aparatur), sebuah program yang berupaya menghadirkan wadah komunikasi terbuka dan intensif antara […]
SAMA-SAMA

Pembangunan yang inklusif tidak lahir dari satu arah, tetapi muncul dari sinergi yang kuat antara masyarakat dan aparatur negara. Menyadari pentingnya kolaborasi ini, Centre for Innovation Policy and Governance (CIPG) bersama Yayasan Ashoka Pembaharu bagi Masyarakat memperkenalkan program SAMA-SAMA (Sinergi Aktor Masyarakat dan Aparatur), sebuah program yang berupaya menghadirkan wadah komunikasi terbuka dan intensif antara […]
Policy Reasoning Before the Court

This article was first published in Kompas on 1 August 2025 and has been translated using AI. Even though he has received an abolition, the case of Tom Lembong remains important as a public lesson, especially when policy logic confronts the legal interpretations of the court. On July 18, 2025, the Corruption Court […]