Nalar Kebijakan di Hadapan Pengadilan

Nalar Kebijakan di Hadapan Pengadilan

Artikel ini pertama kali terbit di Kompas pada tanggal 1 Agustus 2025.     Meski sudah mendapat abolisi, kasus Tom Lembong tetap penting sebagai pelajaran publik, terutama saat logika kebijakan berhadapan dengan tafsir hukum pengadilan.   Pada 18 Juli 2025, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menjatuhkan vonis 4,5 tahun penjara kepada Thomas T Lembong, mantan […]

Fleksibilitas Kerja Birokrasi Kita

Flexibility of Our Bureaucratic Work

Artikel ini pertama kali terbit di Kompas pada tanggal 8 Juli 2025.   Ekonomi bisa digenjot, tapi tanpa mesin birokrasi kuat, kendaraan bernama Indonesia takkan pernah sampai tujuan. Apakah birokrasi kita mampu membawa bangsa ini maju?   Dalam riuh rendah pembangunan mengejar realisasi janji politik pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, reformasi birokrasi tampak tertinggal dalam senyap. […]

Flexibility of Our Bureaucratic Work

Flexibility of Our Bureaucratic Work

This article was first published in Kompas on 8 Juli 2025 and has been translated using AI.   The economy can be boosted, but without a strong bureaucratic machine, the vehicle named Indonesia will never reach its destination. Is our bureaucracy capable of advancing this nation? In the midst of the hustle and bustle of development […]

Technical and Ethical Issues of TB Vaccine Clinical Trials

Soal Teknis dan Etis Uji Klinis Vaksin TBC

This article was first published in Kompas on 25 Mei 2025 and has been translated using AI.   As long as there is political will, strong regulations, and maintained public ethics, ethical, open, sovereign, and fair collaboration can be realized. In early May 2025, the Indonesian Minister of Health, Budi Gunadi Sadikin, conveyed three main reasons […]

Soal Teknis dan Etis Uji Klinis Vaksin TBC

Artikel ini pertama kali terbit di Kompas pada tanggal 25 Mei 2025.   Asal ada niat politik, regulasi kuat, dan etika publik yang dijaga, kolaborasi yang etis, terbuka, berdaulat, dan adil itu bisa diwujudkan.   Pada awal Mei 2025, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan tiga alasan utama mengapa Indonesia bersedia untuk menjadi lokasi uji […]

The Death of Technocratism in Prabowo’s Political Pragmatism

Matinya Teknokratisme dalam Pragmatisme Politik Prabowo

This article was first published in Kompas on 21 April 2025 and has been translated using AI. If policies are allowed to be driven solely by political intuition without correction from knowledge, evidence, and data, what emerges is not a strong government, but rather a fragile one.After the revelry ends, reality usually strikes immediately. This expression […]

Matinya Teknokratisme dalam Pragmatisme Politik Prabowo

Matinya Teknokratisme dalam Pragmatisme Politik Prabowo

Artikel ini pertama kali terbit di Kompas pada tanggal 21 April 2025.   Jika kebijakan dibiarkan digerakkan intuisi politik semata tanpa koreksi dari pengetahuan, bukti, dan data, yang lahir bukan pemerintahan kuat, sebaliknya rapuh.   Setelah pesta pora usai, biasanya realita segera menerpa. Ungkapan ini mungkin menggambarkan situasi kenegaraan kita. Enam bulan setelah Prabowo dilantik […]

Tuan, Jangan Biarkan Reformasi Mati

Tuan, Jangan Biarkan Reformasi Mati

Artikel ini pertama kali terbit di Kompas pada tanggal 25 Maret 2025.     Kita semua harus berani bersuara lebih keras kepada DPR dan pemerintah: Tuan, demi masa depan negeri ini, jangan biarkan reformasi mati! Dua puluh enam tahun lalu, Reformasi 1998 membawa harapan besar bagi negeri ini. Rakyat turun ke jalan menuntut perubahan, mengakhiri […]

Sir, Don’t Let Reformation Die

Tuan, Jangan Biarkan Reformasi Mati

This article was first published in Kompas on 25 March 2025. This article has been translated using AI. We all must dare to speak up louder to the DPR and the government: Sir, for the sake of the future of this country, don’t let reform die! Twenty-six years ago, the 1998 Reformasi brought great hope […]