CIPG
Commentary, analysis, and research notes from the CIPG team.
This article first appeared in Kompas.id The following article was translated using both Microsoft Azure Open AI and Google Translation AI. Ahead of the national leadership transition, there are concerns. The contest for presidential and vice presidential candidates is still focused on name, image, and charisma to attract votes. Not the substance of how […]
Artikel opini ini pertama kali terbit di Kompas.id (22/5/2023) Ilustrasi: SUPRIYANTO Kita sudah mencoba mereformasi pendidikan tinggi, tetapi tidak cukup cepat dan masif untuk mewujudkan visi Indonesia 2045. Harus ada terobosan dan percepatan, dan ini mesti jadi agenda para calon pemimpin bangsa. Meski menjadi pejabat eselon I selama tujuh tahun di lingkungan Istana […]
This opinion article was first published in Harian Kompas (3/3/2024) Ilustrasi : HERYUNANTO This country will never be developed or taken into account if the quality and performance of its bureaucracy remains as it is today. Public scrutiny and criticism of the bureaucracy must be the momentum to improve. Reflecting on what […]
CIPG-CARES merupakan survei daring resmi yang dirilis oleh Centre for Innovation and Governance (CIPG) bekerja sama dengan Asian Development Bank (ADB) dan Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (MPPKP). Dalam kegiatan ini, CIPG menunjuk Southsea R&E sebagai tim pelaksana penyelenggaraan kegiatan survei. Tujuan dari survei ini adalah untuk mengumpulkan informasi dari penerima manfaat Program Kartu Prakerja […]
Artikel opini ini pertama kali terbit di Harian Kompas (07/12/2022) Ilustrasi: Didie SW Tahun 2023 menentukan sejauh mana pergantian kekuasaan berjalan dalam demokrasi yang lebih dewasa. Politik pemilu tidak boleh mengabaikan perlindungan dan pemenuhan hak warga, tidak kehilangan harapan akan perbaikan. Seusai memimpin kesepakatan pembangunan global di G20, fokus kita mesti kembali ke […]
Artikel opini ini pertama kali terbit di Harian Kompas (19/10/2022) Ilustrasi: Didie SW Kalau sungguh mau menata negeri ke depan, semua praktik pergantian kekuasaan berdasar kaidah demokrasi tidak boleh defisit substansi. Kriteria pokok pemimpin kita sanggup membangun bangsa sesuai mandat konstitusi. Suka atau tidak, kita sudah memasuki tahun politik. Menuju 2024, safari, […]